10 Negara Ini UMR Selangit, 30x Lebih Besar dari RI

Sejumlah aliansi buruh melakukan aksi demo di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (6/2/2023). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Hari buruh rasanya kurang sempurna jika tidak membahas penggajian atau pengupahan, meski pembahasan ini juga cenderung sensitif.

Gaji dan upah tentunya berbeda dalam hal definisi atau arti. Berdasarkan waktunya, Gaji dibayarkan menurut waktu yang teratur berdasarkan kesepakatan yang ada dalam perjanjian kerja.

Misalnya, gaji bulanan yang dibayar setiap akhir atau awal bulan. Sedangkan upah dibayarkan dalam periode yang tidak teratur kepada pekerja setelah pekerjaan selesai.

Jadi upah akan dibayar sesuai dengan pekerjaan yang sudah diselesaikan. Sementara gaji akan dibayarkan secara rutin sesuai periode yang ditetapkan.

Tak hanya berdasarkan waktunya, perbedaan keduanya juga berdasarkan Status Kepegawaian. Jika gaji diberikan kepada pegawai yang berstatus karyawan tetap ataupun karyawan kontrak dengan jangka waktu tertentu.

Berbeda dengan upah yang biasanya diberikan kepada pekerja harian, pekerja lepas, pekerja harian ataupun pekerja musiman.

Terlepas dari perbedaan definisi gaji dan upah, pada hari buruh setiap tahunnya, para buruh terutama di Indonesia akan selalu membawa soal upah ketika ada aksi turun ke jalan, selain komponen lainnya seperti kesejahteraan dan hak-hak lainnya.

Namun, pembahasan kali ini bukan untuk membahas lebih dalam soal pengupahan dan hak-hak buruh lainnya di Indonesia, tetapi akan membahas terkait upah minimum di dunia.

Amerika Serikat (AS), China dan Jepang menjadi tiga raksasa ekonomi dunia di era milenium. AS memang tidak tergoyahkan dari posisi puncak, tetapi China baru menempati urutan kedua sejak tahun 2010 menyalip Jepang.

Kini posisi Jepang sebagai raksasa ekonomi terbesar ketiga di dunia juga terancam dikudeta oleh negara Asia lainnya, yakni India pada 2030 mendatang.

Namun yang menarik, India akan menjadi raksasa ekonomi dunia dengan upah minimum (yang sering disebut UMP di Indonesia) yang sangat rendah, bahkan salah satu yang terendah di dunia.

Berdasarkan data Country Economy tahun 2022, rata-rata upah minimum di India sebesar US$ 62,2 per bulan atau Rp 912.163 (kurs Rp 14.665/US$).

Artinya, UMP di India kurang dari Rp 1 juta per bulan, jauh di bawah Indonesia sebesar US$ 188,4 per bulan atau sekitar Rp 2,76 juta per bulan, berdasarkan data Country Economy.

Pada tahun 2022, berdasarkan data upah minimum dari Country Economy secara global, India menduduki urutan ke-107, sehingga termasuk negara dengan gaji minimum terendah berdasarkan Country Economy yang berjumlah 115.

Sementara Indonesia, dari data Country Economy secara global, menduduki posisi ke-86. Indonesia pun masuk ke dalam daftar 115 negara dengan gaji minimum terendah.

Di kawasan Asia, Indonesia menduduki posisi delapan dari 12 negara di Asia, berdasarkan data dari Country Economy. Sedangkan India menduduki posisi ke-12.

Adapun Korea Selatan menjadi yang paling tinggi yakni sebesar US$ 1.610,7 per bulan atau sekitar Rp 23,62 juta, mengalahkan Jepang yang sebesar US$ 1.413,4 per bulan atau sekitar Rp 20,73 juta.

Terlepas dari Indonesia, India, dan negara Asia lainnya, nyatanya beberapa Negara Barat ada yang menjadi paling tinggi.

Pada tahun lalu, Swiss menjadi negara dengan upah minimum nasional terbesar, yakni US$ 4.215,6 per bulan atau sekitar Rp 61,82 juta, disusul Islandia sebesar US$ 2.764 dan Luksemburg US$ 2478,3.

Jika dibandingkan dengan UMR Indoensia maka upah minimum nasional Swiss tercatat 30 kali lipat lebih besar dibandingkan RI.
Tentu saja biaya hidup di Swiss juga lebih mahal dibandingkan di Indonesia.

AS sebagai negara dengan ekonomi terbesar di dunia memiliki upah minimum sebesar US$ 1.256,7 per bulan. AS masih kalah jauh dengan negara tetangganya yakni Kanada, di mana upah minimum Negeri Pecahan Es tersebut mencapai US$ 1.979,3 atau sekitar Rp 29,03 juta.

Bahkan, Australia dan Selandia Baru yang cukup dekat dengan Indonesia pun masuk ke jajaran 10 negara dengan upah minimum nasional tertinggi pada tahun lalu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*