33 Saham Ini Sudah Sentuh ARB Kala IHSG Ambruk 1% Lebih

Ilustrasi Bursa (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Banyak saham yang terpantau ambles dan sudah menyentuh auto reject bawah (ARB) pada perdagangan sesi I Selasa (2/5/2023), saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambles lebih dari 1%.

Hingga pukul 11:13 WIB, setidaknya ada 33 saham yang ambles dan sudah menyentuh ARB.

Berikut saham-saham yang ambles parah dan sudah menyentuh ARB pada perdagangan sesi I hari ini.

Saham PT Bintang Mitra Semestaraya Tbk (BMSR) menjadi saham yang paling parah koreksinya pada sesi I hari ini yakni mencapai 7% ke posisi Rp 372/saham. Saham BMSR juga sudah menyentuh ARB.

Bahkan, beberapa saham big cap juga terpantau sudah menyentuh ARB, seperti saham PT United Tractors Tbk (UNTR), saham PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP), saham PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG), dan saham PT Bukit Asam Tbk (PTBA).

Setelah libur long weekend karena Hari Buruh Internasional pada Senin kemarin, penting untung mencermati sentimen pasar, terutama data inflasi Indonesia.

Inflasi Indonesia pada periode April 2023 akan dirilis pada hari ini, di mana inflasi Indonesia diproyeksi melonjak pada April sejalan dengan periode musiman Ramadan dan Lebaran.

Konsensus pasar yang dihimpun CNBC Indonesia, dari 11 institusi memperkirakan inflasi April 2023 akan menembus 0,47% dibandingkan bulan sebelumnya (month-to-month/mtm). Inflasi akan lebih tinggi dibandingkan pada Maret 2023 yang tercatat 0,18%.

Hasil polling juga memperkirakan inflasi (year-on-year/yoy) akan menembus 4,48% pada bulan ini. Inflasi tersebut lebih rendah dibandingkan pada Maret yang tercatat 4,97%.

Sebagaimana diketahui, umat Islam Indonesia mengawali puasa pada 22 Maret dan merayakan Hari Raya Idul Fitri pada 21/22 April 2022.

Periode Ramadan dan Lebaran merupakan puncak konsumsi di Indonesia sehingga inflasi biasanya akan melejit.

Lonjakan permintaan diperkirakan terjadi pada pertengahan April setelah Tunjangan Hari Raya (THR) turun serta persiapan Lebaran mencapai puncak.

Dalam enam tahun terakhir, rata-rata inflasi periode Ramadan ada di angka 0,42%. Lonjakan inflasi menjadi momok tersendiri karena bisa menekan daya beli. Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahkan mengibaratkan inflasi seperti hantu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*