Aturan AS Ketat, Penambang Kripto Bakal Pindah ke Asia?

Top Gainers Top Losers Kripto Sepekan

Peraturan kripto di Amerika Serikat (AS) yang semakin ketat mendorong mata uang kripto berencana memindahkan pusat ke negara-negara Timur. Faktor tersebut menjadi salah satu kontributor mayoritas perdagangan kripto hari ini (2/5/2023) berada di zona merah.

Melansir data dari CoinMarketCap pada Selasa (2/05/2023) pukul 9.50 WIB, Bitcoin menunjukkan pelemahan sebesar 2,44% ke posisi harga US$ 27.966,10 per koin atau setara dengan Rp 410 juta per koin (asumsi kurs Rp 14.650,55/US$). Dalam sepekan terakhir, Bitcoin menunjukkan penguatan kinerja sebesar 2,12%.

Ethereum hari ini menunjukkan pelemahan sebesar 0,64% ke US$ 1.901,87 per koin atau setara dengan Rp 26,8 juta perkoin. Pelemahan mingguan terlihat pada mata uang kripto Ethereum dalam sepekan terakhir sebesar 0,42%.

BNB mengalami pelemahan harian sebesar 2,29% menyentuh harga US$327,10 atau setara Rp4,8juta per koin. Dalam janga waktu 7 hari, BNB berada di zona merah dengan persentase 1,37%, sehingga kapitalisasi koin saat ini berada pada nilai US$ 51 miliar.

Bitcoin kembali menunjukkan pelambatan dengan berada di bawah US$30 ribu. Di sisi lain, sentimen positif dari kripto, seperti dominasi kapitalisasi pasar, ketidakpastian perbankan global, konsolidasi pasar, dan secara volume perdagangan.

Bitcoin cenderung memiliki korelasi dengan pergerakan emas, namun faktor eksternal seperti peraturan Amerika Serikat terhadap kripto berkontribusi terhadap likuiditas rendah.

Selain itu, investor sedang menanti pengumuman lapangan pekerjaan dan pergerakan suku bunga. Perusahaan kripto berpotensi berpindah dari AS akibat ketatnya peraturan.

Pemerintahan Biden baru-baru ini mengubah perspektifnya pada kripto dari netral menjadi negatif melalui Dewan Penasihat Ekonomi Gedung Putih, yang dikutip dari Coindesk bahwa “aset crypto tampaknya tidak menawarkan nilai fundamental apa pun kepada investor hingga saat ini.”

Di sisi lain, regulasi negara-negara Timur terkait aset kripto lebih longgar. Negara-negara Asia cenderung memberikan kesempatan lebih menarik, seperti Jepang dengan pelonggaran pendaftaran token, Hongkong terbuka untuk kripto, Thailan dengan penawaran bebas pajak.

Hal tersebut tetap tidak luput dari dominasi negara barat terkait kripto. Perekonomian yang relatif kuat, inovasi, dan pasar keuangan terkuat mempertahankan dominasi negara barat.

Inovasi perkembangan mayoritas berasal dari negara barat. Pendiri Ethereum dan Binance yang telah dididik di Kanada. Coinbase, Greyscale, OpenSea, dan banyak koin lainnya didirikan oleh sosok yang berasal dari AS atau berpendidikan di AS.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*