Cak Imin soal Elektabilitas AMIN di Jatim Posisi Buncit: Kewaspadaan

Cawapres nomor urut 1 Muhaimin Iskandar menilai tetap optimis eletabilitas AMIN di Jawa Timur tak serendah hasil survei Poltracking.

 

Jakarta, CNN Indonesia — Calon wakil presiden (Cawapres) nomor urut 1 Muhaimin Iskandar alias Cak Imin buka suara atas hasil survei terbaru Poltracking yang menunjukkan elektabilitasnya bersama Anies Baswedan (AMIN) di Jawa Timur berada di posisi terakhir.
Cak Imin mengaku menjadikan hasil survei tersebut sebagai masukan. Ia mengatakan hasil survei itu juga penting untuk dijadikan bahan agar kubu AMIN tetap waspada jelang hari pencoblosan.

“Tentu bagi kami survei itu masukan, tetapi yang lebih penting dari survei itu adalah kewaspadaan,” kata Cak Imin di Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (6/2).

Meski demikian, Cak Imin optimis elektabilitas AMIN di Jawa Timur tak serendah yang terekam oleh survei tersebut.

Terlebih, kata dia, survei yang sama juga menunjukkan elektabilitas PKB di Jawa Timur menempati posisi teratas.

Oleh karena itu, Cak Imin menginstruksikan seluruh kader dan pendukung AMIN untuk tegak lurus mencoblos AMIN jika mencoblos PKB.

“Mestinya AMIN setidaknya minimal di atas 20 persen, 25 persen. Karena itu saya instruksikan kepada seluruh kader PKB, nyoblos PKB ya nyoblos AMIN,” ujar dia.

Sebelumnya, Survei Poltracking ini menunjukkan elektabilitas pasangan Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024 unggul di Jawa Timur dengan merengkuh suara 60,1 persen.

“Simulasi surat suara tiga pasangan, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka memperoleh elektabilitas 60,1 persen diikuti pasangan nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD dengan elektabilitas 17,2 persen dan pasangan no urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dengan elektabilitas 14,1 persen,” dikutip dari paparan survei, Selasa (6/2).

(mab/isn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*