Eitss.. Cuan Sukuk Tabungan Kalah Jauh Sama Investasi Ini

Ilustrasi Menabung dan Investasi

Kabar baik buat Anda yang ingin mencari instrumen investasi dengan imbal hasil tetap per bulan, karena pemerintah Indonesia bakal menerbitkan Sukuk Tabungan Seri ST010T2 dan Green Sukuk Ritel – Sukuk Tabungan Seri ST010T4.

Tapi tunggu dulu, masih ada instrumen investasi lain yang juga menghasilkan pendapatan tetap dan mudah dibeli.

Seperti diketahui, Seri ST010T2 memiliki tenor 2 tahun dengan imbal hasil 6,25% sementara seri ST010T4 memiliki https://dwslot88apk.com/ tenor empat tahun dengan imbalan 6,40% dengan tenor empat tahun. Kedua surat berharga itu memiliki fitur early redemption yang mana investor bisa melakukan pencairan sebelum jatuh tempo.

Satu hal yang cukup menarik adalah, jenis kupon kedua seri ini adalah mengambang dengan kupon minimal dengan tingkat imbalan acuan BI 7-Day (Reserve) Repo Rate. Itu artinya, ketika ada kenaikan tingkat suku bunga, maka imbal hasil dari kedua sukuk ini akan ikut naik.

Meski terlihat cukup menarik, imbal hasil kedua instrumen investasi ini masih kalah dengan deposito bank digital. Deposito yang ditawarkan bank digital bisa menghasilkan keuntungan mencapai 8% setahun.

Namun sebelum Anda memutuskan untuk menempatkan dana di deposito tersebut, ketahuilah beberapa hal di bawah ini.

Jika bunga deposito bank digital terlalu tinggi, tidak dijamin LPS

Seperti diketahui, pokok investasi sekaligus imbal hasil dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN), termasuk sukuk ritel dijamin oleh negara. Hal tersebut tercantum dalam UU no. 24 tahun 2008 tentang Surat Berharga Syariah Negara.

Sayangnya simpanan deposito belum tentu dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Hal itu disebabkan karena semuanya tergantung dengan berapa tingkat bunga yang ditawarkan oleh deposito tersebut.

Jika deposito yang ditawarkan memiliki tingkat suku bunga dengan besaran di atas Tingkat Bunga Penjaminan LPS, maka simpanan tersebut tidak akan dijamin.

Adapun besaran Tingkat Bunga Penjaminan LPS untuk Bank Umum periode 1 Maret 2023 hingga 31 Mei 2023 adalah 4,25% (Rupiah) dan 2,25% (Valas).

Pajak final deposito lebih tinggi

Pajak final dari imbal hasil sukuk adalah 10% sedangkan pajak final dari bunga deposito adalah 20%. Hal ini tentunya akan sangat mempengaruhi besaran imbal hasil yang diterima oleh investor.

Modal awal deposito bank digital lebih kecil

Jika minimal investasi SBSN adalah Rp 1 juta, deposito bank digital bisa dimulai dengan uang Rp 100 ribu.

Sejatinya jumlah minimal investasi yang satu ini bukanlah suatu kelebihan yang signifikan lantaran kedua instrumen ini adalah instrumen yang proses investasinya dilakukan secara lumpsum atau sekali bayar, bukan secara berkala layaknya reksa dana.

Berinvestasi dengan modal kecil di SBSN maupun deposito bank digital tentu tidak akan memberikan keuntungan yang signifikan bagi keuangan Anda.

Deposito bank digital bukan instrumen syariah

Bagi Anda yang memang mencari instrumen investasi syariah, maka ST010T2 dan ST010T4 menjadi solusinya lantaran pengelolaan Surat Berharga Negara berbasis syariah sesuai fatwa Dewan Syariah Nasional MUI (Fatwa no. 69/DSN-MUI/VI/2008). Sehingga, tidak ada unsur riba, maysir (judi), dan gharar (ketidakjelasan).

Sementara deposito bank digital merupakan produk keuangan bank konvensional pada umumnya, yang tentunya tidak dikelola sesuai prinsip syariah.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*