Jack Ma Balik ke China Ganti Profesi, Kapok Jadi Pengusaha?

 

Jack Ma, pendiri Alibaba Group, mengunjungi penanam bunga Belanda Anthura di kota Bleiswijk. (REUTERS/Charles Platiau)

Kepulangan Jack Ma ke China beberapa saat lalu bikin heboh di internet. Pendiri raksasa teknologi Alibaba tersebut sudah 2 tahun ‘menghilang’ sejak berkonflik dengan pemerintah China.

Ia pun sudah melepas jabatan manajerial dari Alibaba dan unit-unit bisnis lainnya sejak 2019 lalu. Lantas, apa kesibukan Ma saat ini?

Dikutip dariĀ YahooFinance, Selasa (2/5/2023), Ma akan kembali sibuk berkiprah sebagai akademisi. Diketahui, sebelum mendirikan Alibaba, Jack Ma adalah guru Bahasa Inggris selama 7 tahun.

Sebagai langkah awal, ia bakal jadiĀ dosen di Tokyo College, yakni institusi di bawah naungan Universitas Tokyo. Ma akan memimpin riset dan pengajaran tentang agrikultur yang berkelanjutan dan produksi makanan.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh perwakilan Tokyo College. “Pada 1 Mei, Jack Ma akan bergabung di Tokyo College sebagai dosen tamu,” kata situs resmi institusi tersebut.

Ke depan, Ma akan banyak mengisi seminar yang diselenggarakan oleh Tokyo College. Menurut situs Tokyo College, Ma juga akan memimpin riset gabungan bersama tim peneliti dari Universitas Tokyo.

Selain itu, tentu saja Ma diharapkan mampu menyalurkan ilmu dan pengalamannya kepada para mahasiswa tentang manajemen korporat, kiat jadi pengusaha, serta cara menciptakan inovasi.

Keputusan Ma untuk lebih aktif di dunia akademis sesuai dengan yang ia lontarkan pada 2019 lalu pasca pensiun dari Alibaba. Kala itu, ia mengatakan bakal kembali mengajar. Ia mengaku sangat mencintai profesi sebagai guru.

Diketahui, Ma sebelumnya angkat kaki dari China pada Oktober 2020 lantaran pidatonya menyinggung pemerintah China. Beberapa hari setelahnya, bisnis fintech miliknya bernama Ant Group dipersulit.

Ant Group yang kala itu hendak IPO akhirnya batal. Hal ini memicu krisis di industri teknologi China. Saham Alibaba pun anjlok 70%, Kekayaan Ma yang sebelumnya berjumlah US$ 61 miliar longsor ke angka estimasi US$ 33 miliar.

Sejak saat itu, Ma bak di telan bumi. Pada November 2022, ia terlihat di Jepang dalam sebuah acara di klub yang anggotanya terbatas. Lalu pada Januari 2023, ia tampak menikmati pertunjukkan Muay Thai di Bangkok, Thailand.

Ia juga terlihat wara-wiri di Hong Kong beberapa bulan lalu. Terakhir, ia akhirnya balik ke China pada Maret 2023. Ia kembali ke sekolah yang ia dirikan di kampung halamannya, Hangzhou, bagian selatan China. Lantas, April lalu ia menerima gelar profesor kehormatan dari Universitas Hong Kong.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*