Jangan Kaget, Daerah Ini Sudah Batasi Pembelian BBM Pertalite

Sejumlah kendaraan antre untuk mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi di SPBU kawasan Jakarta, Rabu (1/3/2023). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) milik PT Pertamina (Persero) di beberapa daerah rupanya telah memberlakukan maksimal pembelian untuk Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite. Temuan CNBC Indonesia di suatu SPBU, pembelian Pertalite dibatasi maksimal Rp 400 ribu per hari.

SPBU yang dimaksud tersebut berlokasi di Kota Salatiga, Provinsi Jawa Tengah. Berdasarkan keterangan petugas SPBU yang berjaga, kebijakan ini sudah berjalan di beberapa SPBU di kota tersebut.

Bahkan menurut petugas itu, terdapat SPBU yang memberlakukan maksimal pembelian Pertalite Rp 70 ribu per hari untuk kendaraan roda dua atau motor. Namun ia tidak merinci SPBU yang dimaksud.

“Mohon maaf di sini maksimal Rp 400 ribu per hari untuk mobil. Malah sudah ada yang menerapkan maksimal Rp 70 ribu untuk motor di sebelah sana,” kata petugas itu dikutip Selasa (2/5/2023).

Tak jauh dari Salatiga, pengaturan maksimal untuk pembelian BBM jenis Pertalite rupanya juga telah diberlakukan di wilayah Temanggung. Bahkan alokasinya hanya Rp 150 ribu per hari untuk kendaraan roda empat atau mobil.

Eko (38), salah satu warga Temanggung mengaku kebijakan tersebut sudah diterapkan sejak 3 bulan yang lalu. Menurutnya konsumen yang membeli Pertalite tanpa QR Code MyPertamina hanya dilayani maksimal Rp 150 ribu per hari.

“Rata-rata di SPBU Temanggung maksimal Rp 150 ribu per hari untuk mobil. Ini berlaku bagi konsumen yang membeli Pertalite tanpa QR Code,” ujarnya.

Merespon hal tersebut, Sekretaris Perusahaan PT Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting mengungkapkan pihaknya akan melakukan kroscek terlebih dahulu mengenai kebijakan pembatasan pembelian BBM Pertalite di wilayah Temanggung dan Salatiga. Pasalnya, uji coba pembatasan Pertalite belum diberlakukan di dua kota tersebut.

“Uji coba (pembatasan) Pertalite belum ada di 2 kota tersebut dan untuk stok aman untuk wilayah tersebut,” ujar Irto kepada CNBC Indonesia Selasa (2/5/2023).

Sementara itu, berdasarkan temuan CNBC Indonesia di lapangan untuk salah satu SPBU di wilayah Batang dan Bogor belum ada kebijakan tersebut. Konsumen yang ingin membeli BBM jenis tersebut masih akan tetap dilayani tanpa adanya maksimal pembelian.

“Kalau di sini belum ada pembatasan maksimal berapa per hari,” ujar salah satu petugas SPBU di Bogor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*