Bentrok Antarsuku di Negara Tetangga RI, 64 Tewas Berlumuran Darah

Konflik antarsuku yang diwarnai penembakan di Papua Nugini mengakibatkan 64 orang tewas berlumuran darah pada Minggu (18/2).

 

Jakarta, CNN Indonesia — Sebanyak 64 orang tewas berlumuran darah ditemukan di dataran tinggi terpencil di negara tetangga Indonesia, Papua Nugini, akibat konflik antarsuku.
Insiden terjadi di dekat kota Wabag, sekitar 600 kilometer barat laut ibu kota Port Moresby. Puluhan korban tewas itu merupakan anggota suku yang disergap kelompok musuh pada Minggu (18/2) kemarin.

Daerah tersebut memang telah menjadi tempat terjadinya konflik dan pembunuhan massal antara suku Sikin, Ambulin, Kaekin dan anggota suku lainnya.

Dilansir AFP, bukti foto dari polisi di lokasi kejadian menunjukkan mayat-mayat dalam kondisi telanjang dan berlumuran darah tergeletak di pinggir jalan dan ditumpuk di bagian belakang truk bak terbuka.

Beberapa korban bahkan kehilangan anggota tubuh dan dibiarkan telanjang di jalan dengan botol bir atau kaleng diletakkan di dada mereka.

Polisi mengatakan baku tembak sedang berlangsung di lembah-lembah terdekat dan mayat juga ditemukan di semak-semak dekat jalan.

“Kami yakin masih ada beberapa mayat di sana,” kata Asisten Komisaris Polisi Samson Kua.

Berbagai suku memang terlibat perang di dataran tinggi Papua Nugini selama berabad-abad.

Warga sipil termasuk wanita hamil dan anak-anak bahkan menjadi korban di masa lalu. Pembunuhan seringkali sangat kejam di mana korban dibacok dengan parang, dibakar, disiksa hingga dimutilasi.

Namun masuknya tentara bayaran dan senapan otomatis membuat perang jadi lebih mematikan. Kua mengatakan orang-orang bersenjata itu menggunakan persenjataan termasuk SLR, AK-47, M4, AR15 dan M16, serta senapan pompa dan senjata api rakitan.

Penjabat komandan polisi provinsi tersebut, Patrick Peka, mengatakan banyak korban tewas diyakini adalah tentara bayaran.

“Polisi dan pemerintah tidak bisa berbuat banyak ketika para pemimpin dan elit memasok senjata, amunisi, dan melibatkan kelompok bersenjata dari wilayah lain di provinsi tersebut,” kata Peka.

(dna)

Sakit Jantung Penyebab Terbanyak Petugas Pemilu 2024 Meninggal

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengungkapkan penyakit jantung menjadi penyebab terbanyak petugas Pemilu 2024 meninggal dunia.

 

Jakarta, CNN Indonesia — Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengungkapkan penyakit jantung menjadi penyebab terbanyak petugas Pemilu 2024 meninggal dunia.
Kemenkes mencatat jumlah petugas Pemilu 2024 yang meninggal dunia mencapai 57 orang. Angka itu berdasarkan data yang dihimpun Kemenkes pada Sabtu, (17/2) pukul 18.00 WIB.

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes Siti Nadia Tarmizi menjelaskan meninggalnya 57 petugas Pemilu 2024 itu disebabkan oleh beberapa penyakit, seperti jantung, kecelakaan, hipertensi, hingga asma.

Rinciannya yakni 13 meninggal karena jantung, 11 death on arrival (DOA), 8 kecelakaan, 5 acute respiratory distress syndrome (ARDS), 5 hipertensi, dan 4 penyakit serebrovaskular.

Kemudian 4 N/A, 2 multi organ failur (MOF)-Non Infectious, 2 septic shock, 1 sesak napas, 1 asma, dan 1 diabetes melitus.

Sementara itu, ada 8.381 petugas Pemilu 2024 yang mengalami gangguan kesehatan atau sakit.

Nadia mengatakan sebanyak 4.640 pasien sakit disebabkan oleh penyakit virus lainnya dan 943 pasien karena penyakit pada kerongkongan, lambung, serta usus dua belas jari.

Selain itu, ada 548 pasien sakit disebabkan hipertensi, 488 infeksi saluran pernafasan bagian atas akut, 403 gangguan jaringan lunak, dan 141 influenza serta peradangan paru-paru.

Kemudian 117 penyakit infeksi usus, 97 penyakit telinga pada bagian dalam, dan 116 penyakit baru yang etiologinya tidak pasti.

(Lna/pua)

Sebaran Suara Menang dan Kalah Prabowo-Gibran di Real Count KPU

Pasangan nomor urut 2 Prabowo-Gibran Rakabuming mendominasi hasil sementara rekapitulasi suara atau real count Pilpres 2024 yang dilakukan KPU.

 

Jakarta, CNN Indonesia — Pasangan nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka mendominasi hasil sementara rekapitulasi suara atau real count Pilpres 2024 yang dilakukan KPU.
Berdasarkan data dalam Sirekap yang dipublikasikan situs KPU pada pukul 14.00 WIB Jumat (16/2), sudah masuk 54,91 persen suara. Terdapat 452.069 TPS dari 823.236 yang datanya telah dicatat.

Dari jumlah itu, pasangan Prabowo-Gibran memiliki persentase suara tertinggi. Mereka memperoleh 57 persen atau 33.526.056 suara.

Dominasi Prabowo-Gibran dalam jumlah suara yang didapatkan sejalan dengan sebaran peta kemenangan di tingkat provinsi. Dari 38 provinsi plus satu zona pemilihan luar negeri, Prabowo-Gibran menguasai 34 wilayah.

Prabowo hanya kalah dari pasangan nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Cak Imin) di Aceh, Sumatera Barat, dan DKI Jakarta. Khusus untuk DKI Jakarta, selisihnya terbilang tipis karena Prabowo mengantongi 925.217 suara sedangkan Anies 927.845 suara.

Kemudian, Prabowo juga hanya tertinggal dari pasangan nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD di satu zona pemilihan yakni luar negeri. Prabowo ada di peringkat tiga dengan 359.834, Anies di posisi kedua dengan 366.271, dan Ganjar di urutan teratas dengan 439.256.

Namun, Prabowo-Gibran masih terlalu dominan. Mereka unggul di beberapa provinsi seperti di Lampung, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Selatan, Papua Tengah, dan Sulawesi Utara.

Wilayah Prabowo-Gibran Menang
Bali
Banten
Bengkulu
DI Yogyakarta
Gorontalo
Jambi
Jawa Barat
Jawa Tengah
Jawa Timur
Kalimantan Barat
Kalimantan Selatan
Kalimantan Tengah
Kalimantan Timur
Kalimantan Utara
Kepulauan Bangka Belitung
Kepulauan Riau
Lampung
Maluku
Maluku Utara
Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Timur
Papua
Papua Barat
Papua Barat Daya
Papua Selatan
Papua Tengah
Riau
Sulawesi Barat
Sulawesi Selatan
Sulawesi Tengah
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Utara
Sumatera Selatan
Sumatera Utara
Wilayah Anies-Imin Menang
Aceh
DKI Jakarta
Sumatera Barat
Wilayah Ganjar-Mahfud Menang
1. Luar Negeri

Belum Ada Data
1. Papua Pegunungan

(ikw/bmw)

Quick Count Poltracking 75% Suara: Prabowo Menang 59,4%, Anies 23,8%

Quick count Pilpres 2024 Poltracking Indonesia melaporkan hasil sementara dari 75 persen suara masuk. Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming unggul 59,48 persen.

 

Jakarta, CNN Indonesia — Hitung cepat (quick count) Pilpres 2024 Poltracking Indonesia melaporkan hasil sementara dari total suara masuk 75 persen pada Rabu (14/2) pukul 17.04 WIB.
Hasil sementara menunjukkan paslon nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka unggul dengan raihan 59,48 persen suara.

Sedangkan paslon nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar meraih 23,82 persen suara. Sementara paslon nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD memperoleh 16,70 persen suara.

Adapun perhitungan cepat dari Poltracking Indonesia berasal dari 3.000 sampel TPS di 38 provinsi yang dipilih acak. Margin of error hitung cepat dengan ukuran sampel tersebut diperkirakan sebesar 1 persen.
Proses penghitungan cepat Poltracking Indonesia masih terus berjalan hingga suara dari seluruh provinsi masuk 100 persen.

Poltracking Indonesia dalam hal ini juga sudah terdaftar dan terverifikasi sebagai salah satu dari 83 lembaga survei atau jajak pendapat dan penghitungan cepat hasil Pemilu 2024 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Namun yang perlu diingat, hasil hitung cepat berasal dari survei dan bukan hasil perhitungan resmi. Jumlah suara resmi tetap menunggu perhitungan suara manual oleh KPU.

CNN Indonesia dalam Pemilu 2024 kali ini bekerja sama dengan enam lembaga survei untuk menampilkan hasil quick count.

Yakni, Litbang Kompas, Politika Research and Consulting (PRC), Poltracking Indonesia, Charta Politika Indonesia, Lembaga Survei Indonesia (LSI), serta Voxpol Center Research & Consulting.

Selengkapnya cek hasil quick count Pemilu 2024 di sini.

(khr/sfr)

Real Count KPU Sementara, Komeng Paling Unggul di DPD Jabar

Komeng memperoleh raihan suara tertinggi sementara dalam pemilihan calon anggota DPD dapil Jawa Barat berdasar hasil hitung nyata atau real count KPU RI.

 

Jakarta, CNN Indonesia — Pelawak Alfiansyah Komeng alias Komeng memperoleh raihan suara tertinggi sementara dalam pemilihan calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dapil Jawa Barat berdasar hasil hitung nyata atau real count KPU RI.
Data per Kamis (15/2) pukul 08.00 WIB, Komeng telah mengantongi 8,16 persen atau 180.817 suara. Dari data sementara real count di situs resmi KPU, Komeng menempati perolehan suara tertinggi dari 53 calon lainnya.

Data yang masuk ke KPU melalui laporan KPPS di TPS sejauh ini mencapai 44.497 TPS dari 140.457 TPS di Jabar alias sudah 31,68 persen suara yang terinput.

Selain Komeng, Aktris Jihan Fahira juga unggul dalam Pileg DPD Jawa Barat. Berdasarkan hasil real count KPU, Jihan sementara ini berada di posisi urutan ketiga dengan perolehan 3,49 persen atau 77.312 suara.

Adapun Komeng maju sebagai caleg DPD RI dapil Jawa Barat di Pemilu 2024 dengan nomor urut 10 dan maju secara independen.

Pada hari pencoblosan, Rabu (14/2), Komeng pun viral menyusul ramai unggahan banyak warga Jawa Barat yang menunjukkan foto komedian itu di surat suara.

Mereka menyoroti foto Komeng yang berbeda dari mayoritas calon DPD. Kebanyakan dari mereka memamerkan senyumnya dengan tatapan mengarah ke kamera. Ada pula yang tampak serius dalam balutan pakaian formal.

Sementara itu, Komeng berpose melongok dengan ekspresi kocak. Melihat fotonya viral di media sosial, Komeng pun buka suara. Ia berterima kasih kepada warga yang mencoblos wajahnya hari ini.

“Terima kasih buat semuanya yang sudah nyoblos saya hari ini. Lumayan ini awak jadi barolong. Mari kita buat sistem pemerintahan menjadi lebih lawak,” cuit Komeng.

CNNIndonesia.com telah meminta izin kepada para netizen dan Komeng untuk mengutip cuitan mereka.

Komeng pun memiliki satu program yang ia rencanakan jika masuk DPD, yakni mengembangkan kesenian di daerah Jawa Barat pada khususnya, di Indonesia pada umumnya.

“Dengan komedi untuk memancing kebahagiaan,” bunyi program tersebut.

(khr/isn)

Anies Respons Hasil Sementara Quick Count Pilpres: Biar KPU Bekerja

Anies Baswedan angkat suara soal hasil sementara hitung cepat atau quick count Pilpres 2024 yang mengunggulkan Prabowo.

Jakarta, CNN Indonesia — Calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan angkat suara soal hasil sementara hitung cepat atau quick count Pilpres 2024 yang mengunggulkan pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming.
Ia meminta publik membiarkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk bekerja mengumumkan hasil akhir Pemilu 2024.

“Jangan kita tergiring untuk segalanya serba cepat, sekarang harus sekarang, harus disimpulkan sekarang. Kasih waktu KPU untuk kerja, jangan kita tergiring untuk harus segalanya cepat sekarang, kita tunggu KPU tuntas,” kata Anies kepada wartawan di Posko Pemenangan AMIN di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (14/2).

Anies juga mengaku masih tetap berfikir positif terhadap hasil Pilpres 2024. Ia pun meminta tak buru-buru menyimpulkan kalau angka perolehan suara Pilpres AMIN sudah terpaut jauh dari Prabowo.

“Kita lihat dulu nanti, sekarang masih terlalu awal,” kata Anies.

Anies juga belum mau membicarakan soal isu kecurangan yang terjadi di beberapa TPS Pilpres 2024.

“Biar nanti tim hukum saja, nanti kita lihat,” kata dia.

Sebelumnya hasil sementara quick count atau hitung cepat yang dikeluarkan lembaga survei mengunggulkan pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Semisal Charta Politika pada Pilpres 2024, paslon nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming unggul 57,78 persen suara.

Prabowo-Gibran unggul berdasarkan 75,00 persen suara yang masuk per 17.09 WIB.

Sementara paslon 1 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar mendapatkan 25,95 persen suara, dan paslon 3 Ganjar Pranowo dan Mahfud MD mendapatkan 16,27 persen suara.

(rzr/DAL)

PDIP soal Ganjar & Mahfud: Yang Satu Representasi NU, Bondingnya Dapat

Pengurus DPP PDIP Said Abdullah menyebut ada ikatan antara Ganjar Pranowo dan Menko Polhukam Mahfud MD yang berasal dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU).

 

Jakarta, CNN Indonesia — Pengurus DPP PDIP Said Abdullah menyebut ada ikatan antara Ganjar Pranowo dan Menko Polhukam Mahfud MD yang berasal dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU).
Said mengatakan Ganjar tidak asing dengan keluarga besar NU, sehingga keduanya memiliki ikatan satu sama lain.

“Kalau Pak Ganjar dengan Pak Mahfud bonding, ya pasti bonding lah. Karena yang satu setidaknya representasi NU, Ganjar tidak jauh-jauh dengan itu, karena istrinya juga dibesarkan oleh ulama kharismatik, sehingga bonding-nya pasti dapat,” kata Said di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (12/9).

Said mengamini Mahfud termasuk kandidat cawapres Ganjar Pranowo yang tengah dikaji PDIP.

Akan tetapi, bukan karena PDIP ingin menebus apa yang pernah terjadi di Pilpres 2019 lalu. Kala itu, Mahfud batal menjadi calon wakil presiden Joko Widodo.

“Pertimbangannya bukan karena itu. Pertimbangannya yang pertama tentu kata bonding tadi, ada ikatan batin. Ikatan batin apa? Dari sisi ideologis, dari sisi visi membangun Indonesia ke depan, kemudian nyaman. Chemistry-nya dapat capres dan cawapres,” jelasnya.

Said juga membenarkan bahwa selain Mahfud, ada nama lain yang menjadi kandidat cawapres Ganjar. Mereka yakni mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Menparekraf Sandiaga Uno.

Sejauh ini belum ada yang ditetapkan. Keputusan akhir akan ditentukan oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Lihat Juga :
Politikus PDIP Harap Ketum Parpol Mufakat Pilpres 2024 Hanya 2 Paslon
Sebelumnya, Ganjar Pranowo juga sempat mengunggah foto bersama Mahfud dalam akun Instagram resminya, Minggu (10/9). Dalam foto itu, Ganjar mengenakan baju batik berwarna oranye sedangkan Mahfud MD menggunakan setelan jas.

Keduanya tampak sedang duduk bersandarkan, ditemani dua cangkir kopi di atas meja dan tertawa bersama-sama.

“Ngopi bareng beliau bikin sore makin asyik. Terima kasih ya prof @mohmahfudmd,” tulis keterangan akun Instagram @ganjar_pranowo, Minggu (10/9).

(khr/bmw)

Smes Menukik Megawati: Bintang Hi Pass Stres, Tim Red Sparks Melongo

Smes keras dan menunik Megawati Hangestri Pertiwi membuat rekan setimnya di Red Sparks melongo dan bintang Hi Pass, Thanacha Sooksod, stres.

 

Jakarta, CNN Indonesia — Smes keras dan menunik Megawati Hangestri Pertiwi membuat rekan setimnya di Red Sparks melongo dan bintang Hi Pass, Thanacha Sooksod, stres dalam pertandingan di Chungmu Gymnasium, Daejeon, Minggu (11/2).
Momen luar biasa itu terjadi di set kedua, saat Red Sparks sedang unggul 16-13 atas Hi Pass. Setelah menerima umpan dari setter, Yeum Hye Seon, Megawati kemudian melakukan smes dari posisi enam.

Meski Hi Pass melakukan double block lewat Thanacha Sooksod dan Kim Se Been, smes keras Megawati tidak terbendung. Bola hasil smes pemain 24 tahun itu sangat menukik dan tidak mampu dihentikan libero Kim Myung Ok.

Pilihan Redaksi
Top 3 Sports: Megawati Gusur Yaasmeen, Marselino ‘Disemprot’ Sandy
Mega dan Gia Gemilang, Red Sparks Makin Dekat Gusur GS Caltex
GS Caltex Berpotensi Tersandung, Red Sparks Bisa Masuk 3 Besar
Smes menukik dan keras Megawati membuat Thanacha Sooksod stres. Pemain timnas Thailand itu terlihat memegang bagian kepala dan teriak karena gagal mengantisipasi serangan Megawati.

Rekan setim Megawati di Red Sparks juga kaget melihat smes keras tersebut. Pemain seperti An Ye Rim, Gwak Seon Ok, Kang Da Yeon, dan Park Hye Min melongo dengan mulut terbuka lebar.

Megawati menjadi bintang kemenangan 3-1 Red Sparks atas Hi Pass. Pemain Timnas Voli Indonesia itu berhasil menciptakan 22 poin saat Red Sparks menang 25-23, 25-23, 20-25, dan 25-21 atas Hi Pass.

Selain itu Megawati juga terpilih sebagai pemain terbaik atau MVP di laga Red Sparks vs Hi Pass. Selain itu Megawati juga naik ke peringkat lima top skor Liga Voli Korea dengan 605 poin.

“Alhamdulillah hari ini senang bisa dikasih main yang kompak hari ini meskipun dari awal kami tergesa-gesa mungkin tapi di akhir pertandingan kami bisa mengatasinya. Terima kasih untuk para staf pelatih dan pemain, juga kepada penonton yang sudah hadir di sini,” kata Megawati usai melawan Hi Pass.

(har)

Ahok Khawatir Jokowi Ditipu Prabowo

Politikus PDIP Ahok khawatir Jokowi ditipu Prabowo. Ia pernah mengingatkan Jokowi soal kekhawatiran itu.

 

Jakarta, CNN Indonesia — Politikus PDIP Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengaku dirinya pernah mengingatkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait pencalonan Gibran sebagai cawapres Prabowo Subianto.
Ahok takut Jokowi tertipu.

“Saya khawatir Bapak tertipu, takut saya,” kata Ahok menirukan ucapannya kepada Jokowi saat itu.

Ahok berbicara dalam konteks siapa yang paling tepat melanjutkan program Jokowi ke depan. Dia khawatir, Prabowo tak bisa melakukan itu.

Dia bahkan menyebut bisa saja Prabowo tak akan mendengarkan Jokowi setelah terpilih menjadi presiden. Sekalipun ada Gibran di sana sebagai wakil presiden.

“Kalau Pak Prabowo jadi presiden memangnya dia mau dengarin Pak Jokowi,” ujar Ahok di sela-sela dialog kebangsaan di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (7/2) seperti dikutip dari detik.com.

Ahok lalu mencontohkan perpolitikan di Filipina. Yakni, aliansi Uniteam antara Presiden Ferdinand Bongbong Marcos Jr dengan dinasti Duterte yang saat ini di ambang perpecahan.

Mantan presiden Filipina Rodrigo Duterte kini mengancam akan menggulingkan Marcos Jr dari kursi presiden. Padahal, dulu Rodrigo menyetujui anaknya, Sara Duterte, bersanding sebagai wakil presiden Bongbong Marcos hasil Pemilu 2022. Konflik ini juga dipicu konstitusi negara yang ingin diubah.

“Berantem sekarang, Bongbong tak peduli, Duterte sumpah mau menggulingkan Bongbong. Presiden itu kepala pemerintahan dan negara. Bisa apa nanti kalau sudah jadi presiden,” kata Ahok.

Dia mencemaskan hal itu akan terjadi di Indonesia. Ahok mengaku sudah mengingatkan Jokowi untuk mencegah pengkhianatan seperti itu terjadi di Indonesia setelah Pemilu 2024.

Mantan komisaris Pertamina itu juga mengaku selama ini mencintai dan mendukung Jokowi, dengan berbagai pekerjaan yang telah dilakukannya dalam dua periode terakhir.

“Saya sebagai teman yang ingin pekerjaan Pak Jokowi berlanjut 10 tahun lagi dan itu hanya bisa dilanjutkan oleh Pak Ganjar,” ujar mantan kader Partai Gerindra itu.

Prabowo: Hampir 600 Ribu Orang Hadiri Kampanye Akbar di GBK Hari Ini

Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto mengatakan pendukungnya yang hadir dalam kampanye akbar Gelora Bung Karno hari ini mencapai 600 ribu orang.

 

Jakarta, CNN Indonesia — Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto mengatakan pendukungnya yang hadir dalam kampanye akbar Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta hari ini mencapai 600 ribu orang.
“Kita perkirakan yang datang 200 ribu, tapi laporannya mendekati 600 ribu yang hadir,” ucap Prabowo saat membuka pidato dalam kampanye akbar, Sabtu (10/1).

Prabowo mengucapkan terima kasih atas kedatangan para pendukungnya pada hari ini.

“Harusnya acara hari ini undangan resminya adalah jam 3, tetapi saya dapat laporan tadi saudara sudah berdiri di sini sejak jam 9 pagi,” ucapnya.

Dia juga meminta maaf kepada masyarakat Jakarta yang terimbas macet di sekitar Gelora Bung Karno akibat kampanye akbar Prabowo-Gibran.

Tak ketinggalan, Prabowo mengucapkan selamat memperingati Isra Miraj bagi masyarakat yang menganut agama Islam.

Kampanye akbar pasangan capres-cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (10/2/2024).
Dia juga mengucapkan selamat hari raya Imlek kepada masyarakat khususnya Tonghoa yang merayakannya.

Pasangan calon nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka menggelar kampanye akbar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta pada hari ini, Sabtu (10/1). Kampanye akbar bertajuk Pesta Rakyat.

Hari ini juga merupakan hari terakhir masa kampanye Pilpres 2024. Dengan demikian, kampanye akbar di GBK adalah penutup sebelum memasuki masa tenang.

(mnf/bmw)