Saham Bank Raksasa Bergairah Lagi

Saham Bank Raksasa Bergairah Lagi

Ilustrasi Bursa (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Saham perbankan raksasa secara mayoritas menguat pada perdagangan sesi I Kamis (11/1/2023), setelah beberapa hari lalu sempat terkoreksi karena aksi profit taking investor.

Per pukul 12:00 WIB, tiga saham bank raksasa terpantau menguat, sedangkan satu saham bank raksasa terpantau melemah.

Berikut pergerakan empat saham bank raksasa pada sesi I hari ini.

Emiten Kode Saham Harga Terakhir Perubahan Harga
Bank Central Asia BBCA 9.650 1,05%
Bank Rakyat Indonesia (Persero) BBRI 5.750 0,88%
Bank Mandiri (Persero) BMRI 6.450 0,39%
Bank Negara Indonesia (Persero) BBNI 5.575 -0,45%

Sumber: RTI

Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) https://138kas.info/ menjadi saham bank raksasa yang penguatannya paling kencang di sesi I hari ini yakni melesat 1,05% ke posisi Rp 9.650/unit. Bahkan, saham BBCA kembali menyentuh all time high (ATH) intraday atau rekor tertinggi sepanjang masa secara harian pada sesi I hari ini. Terakhir BBCA menyentuh ATH yakni pada Selasa lalu di harga Rp 9.625/unit.

Bergairahnya kembali saham-saham bank jumbo terjadi di tengah prospeknya yang cenderung cerah di 2024, meski secara valuasi, keempat saham bank raksasa tersebut sudah cenderung mahal.

Selain itu, sentimen dari tahun politik atau menjelang Pemilu 2024 yang hanya tinggal sebulan lagi juga turut menopang saham-saham perbankan utamanya bank jumbo.

Hal ini karena perputaran uang beredar cenderung meningkat saat menjelang Pemilu, sehingga hal ini dapat menguntungkan perbankan.

Di lain sisi, investor yang masih mengharapkan adanya fenomena January Effect juga turut mendongkrak tiga saham bank jumbo pada hari ini.

Secara sederhana,January Effectmerupakan istilah yang merujuk pada kecenderungan pasar saham akan naik selama Januari.

Dari enam saham bank jumbo tersebut, saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) cenderung menguat selama Januari dan probabilitas penguatan akan terus berlangsung juga terbilang besar.

Selama sepuluh tahun terakhir, probabilitas penguatan BMRI mencapai 80%, dengan rata-rata kenaikan secara bulanan di Januari mencapai 2,27%.

Sedangkan BBRI, probabilitas penguatannya mencapai 70%, dengan rata-rata kenaikan sebanyak 8,48%.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*